zwani.com myspace graphic comments
>

PENGINGAT WAKTU BIAR NGA MOLOR

Sabtu, April 05, 2008

Struktur Atom Dan Sistem Periodik Unsur

Struktur Atom dan Sistem Periodik Unsur


Atom

Atom adalah partikel terkecil yang masih memiliki sifat unsure yang disusunnya. Atom memiliki ukuran yang sangat kecil sehingga tidak dapat dilihat dengan mata telanjang. Tetapi para ilmuwan mampu menentukan ukuran dan sifat-sifat atom berdasarkan penelitian yang mereka lakukan. Perkiraan mengenai gambar atom disebut model atom. Karena penelitian mengenai model atom dilakukan secara bertahap, maka model atom ini mengalami beberapa kali penyempurnaan atau mengalami perkembangan.


Perkembangan Model Atom

Model atom dibuat untuk mempermudah dalam mempelajari sifat atom. Model atom selalu mengalami pembaharuan. Ini terjadi karena ilmu pengetahuan mengenai atom terus berkembang. Bisa dikatakan bahwa model atom tidak muncul dengan seketika, tetapi selalu ada penyempurnaan seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan.
Model atom dapat diterima oleh masyarakat ilmiah jika didukung dengan data hasil eksperimen. Data ini harus dapat diulang oleh siapa saja, dimana saja, dan kapan saja. Jadi data tersebut tidak terikat oleh ruang dan waktu.
Orang yang pertama membuat model atom adalah John Dalton sehingga model yang ia usulkan disebut model atom Dalton. Selanjutnya disempurnakan oleh Thomson, Rutherford, Bohr.


Model Atom Dalton

Kata atom pertama kali dikemukakan oleh filsuf Yunani yang bernama Democritus (460-370 SM). Menurut Democritus, materi yang tidak dapat dibelah secara terus-menerus. Maksudnya, pembelahan materi akan mencapai suatu tingkat dimana materi tersebut tidak dapat dibagi lagi. Bagian yang tidak dapat dibagi lagi itu disebut dengan Atom. Kata ini berasal dari bahasa Yunani atomos; a = tidak dan atom tomos = terbagi.
Konsep mengetani atom Democritus selama beberapa abad dilupakan orang. Pada tahun 1803, John Dalton (1776-1844) mengemukakan postulat mengenai atom. Postulat ini dikemukakan berdasarkan pengukuran kuantitatif dari reaksi kimia. Isi postulat Dalton adalah sebagai berikut :
a. Materi tersusun atas sejumlah partikel kecil yang tidak dapat dibagi lagi. Partikel itu disebut atom.
b. Atom-atom suatu unsure identik dalam segala hal, baik volume, bentuk, maupun massanya dan berbeda dengan atom-atom penyusun unsure lain.
c. Dalam perubahan kimia, terjadi penggabungan atau pemisahan atom. Selanjutnya atom-atom itu ditata ulang sehingga membentuk komposisi tertentu.
d. Atom dapat bergabung dengan atom lain untuk membentuk suatu molekul dengan angka perbandingan bulat dan sederhana.
Postulat Dalton pertama mempertegas pendapat Democritus yang menyatakan pembagian materi akan mencapai suatu partikel yang tidak bisa dibagi-bagi lagi. Partikel itu yang disebut dengan atom.
Postulat kedua merupakan gagasan baru dari Dalton. Menurut Dalton, atom merupakan bagian terkecil dari suatu unsur yang masih memiliki sifat unsure itu.
Postulat ketiga didasarkan pada hokum konversi massa dari Lavoisier, yaitu dalam reaksi kimia massa zat tidak berubah. Maksudnya massa zat sebelum dan sesudah reaksi adalah sama. Sehingga atom tidak ada yang hilang atau tercipta dalam suatu reaksi kimia. Dengan kata lain, perubahan yang terjadi hanyalah berupa pemisahan dan penggabungan antara atom.
Postulat keempat merupakan konsep molekul, yaitu antara atom dapat bergabung membentuk molekul. Atom yang bergabung dapat sejenis atau tidak sejenis. Jika penggabungan dengan atom-atom sejenis akan membentuk molekul unsur. Jika yang bergabung atom-atom yang tidak sejenis akan membentuk molekul senyawa. Dalam penggunaan sehari-hari, istilah molekul unsur dan molekul senyawa cukup ditulis unsur dan senyawa.

1 komentar:

Mas Subi mengatakan...

Assalamualaikum Mas...

Napa gk prnah kliatan lg??

UKT kmrn jg gk dtg...

subi